Teruntuk sahabatku
(18-11-2012)
Kawan,
Aku
tahu bagaimana perasaanmu hari ini.
Dirimu
sedang berduka,
Bahkan
saat ini jiwamu mungkin sangat rapuh sekali.
Setelah
kehilangan orang yang sangat berarti dihidup mu.
Seorang
yang selalu senantiasa mengayomimu, membimbingmu, menjagamu, menyayangimu
dengan penuh kelembutan.
Tempat
dimana suka duka kau curahkan.
Dia
tidak pernah mengeluh bahkan merasa terbebani karena telah melahirkan mu
kedunia.
Bahkan
sepahit apapun kehidupan ini dia selalu tersenyum dalam menjalaninya.
Dialah
Ibu..
sesosok
perempuan tangguh & kuat yang selalu senantiasa membimbingmu.
Kini,
dirimu telah dipanggil oleh sang Maha Kuasa.
Dipanggil
untuk kembali kepangkuan-Nya.
Karena
Dialah yang telah menciptakan Manusia, Dia pula yang akan mengambilnya kembali.
Tuhan,
jika aku harus memilih.
Mungkin
lebih baik aku yang Engkau panggil duluan.
Bukan
dia, bukan, bukan Ibu ku.
Karena
aku masih sangat membutuhkannya.
Membutuhkan
sesosok orang seperti dia.
Yang
selalu ada, bahkan senantiasa mendampingiku.
Mendengar
keluh kesahku.
Yang
selalu mengingatkan ku dan membimbingku kejalan yang benar.
Tempat
kedua bahkan orang kedua dimana aku merasa sendiri dan hilang arah.
Aku
masih butuh dia Tuhan.
jika
aku meminta,
aku
ingin hidup seribu bahkan sejuta tahun lagi bersamanya.
Tapi,
takdir berkata lain.
Aku
pun tidak bisa mengelak kehendak yang Maha Kuasa.
Ini
semua sudah Takdir yang Maha Kuasa.
Aku
pun harus bisa menerimanya.
Walaupun
berat hati ini untuk melepaskannya.
Rasanya
sakit sekali.
Baru
kali ini ku alami rasa sakit yang tiada bandingannya di dunia.
Yakni
rasa sakit karena kehilangan dirimu Ibu.
Ibu..
Kini
aku ikhlas merelakan kepergianmu.
Supaya
engkau bisa tenang disana.
Karena
aku tahu dirimu adalah orang baik bahkan sangat luar biasa dimata ku dan dimata
semua orang.
Aku
juga tahu mengapa engkau dipanggil oleh sang Maha Kuasa.
Karena
Tuhan tahu kalau engkau adalah orang baik.
Saking
cinta dan sayangnya Tuhan kepadamu.
Sampai-sampai
Dia tidak ingin engkau di dunia berbuat dosa.
Maka
dari itu Tuhan memanggil mu.
Ya
Rab..
Tempatkanlah
Ibu ku (Mamahnya Erna) ditempat terindah dan layak untuknya, yakni Syurga Abadi
ya Rab.
Amin
ya Allah ya Rabbal’alamien.
^Love u Ibu (Mamahnya Erna)^